Langsung ke konten utama

Fam Trip Blogger, Cara Memasarkan Potensi Wisata Lewat Media Sosial


Tahun ini, Semarang kembali kedatangan bloger dari luar kota. Mereka datang dalam rangka Fam Trip Blogger yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kota Semarang dan Badan Promosi Pariwisata Kota Semarang (BP2KS).  Tahun 2017 merupakan Fam Trip Blogger kedua kalinya selama kegiatan ini dilaksanakan.

Apa yang dilakukan penyelenggara memang sangat menarik, terlebih lagi kegiatannya berdekatan dengan hari jadi kota Semarang yang tahun ini genap berusia 470 tahun. Kehadiran bloger bukan saja untuk ikut meramaikan HUT kota, tapi juga mengeksplore wisata kota Semarang yang kali ini fokus pada desa wisata.

Menjual potensi wisata lewat media sosial

Fam trip atau familiarization trip beberapa tahun belakangan memang terus dilakukan banyak pihak. Biasanya sebagian besar datang dari Pemerintahan, baik tingkat kota, Provinsi maupun Kementrian, khususnya bidang promosi Pariwisata.

Kami sendiri pernah mengikuti kegiatan seperti ini pada tahun 2013 yang dilaksanakan oleh Provinsi Jawa Tengah. Waktu itu bertajuk Fam Tour, kami mengeksplore Jawa Tengah dengan fokus beberapa kota tertentu. Untuk Semarang sendiri, kami belum pernah. Konten kami sudah terlalu umum untuk mengeksplore kota sendiri.

Melihat kegiatan ini dilakukan oleh bloger, kami berpikir bahwa ini merupakan cara menjual potensi wisata lewat media sosial yang menarik. Saat ini, influencer yang paling komplit untuk urusan media sosial memang adalah bloger. 

Mereka (bloger) bukan hanya jago nulis di blog masing-masing, tapi juga punya pengikut ribuan di beberapa akun personal media sosial mereka seperti Twitter, Instagram, Facebook, dan sebagainya.

Jadi tidak heran ketika media sosial semacam Twitter, hashtag yang digunakan untuk menandai kegiatan mereka bisa menjadi trending Indonesia. Dan mungkin skala dunia.

Momen spesial

Di Semarang sendiri, kegiatan fam trip bloger ini identik dengan hari jadi kota. Mereka didatangkan sebelum hari H dan kemudian diikutkan beberapa agenda acara menyambut perayaan. 

Kami pikir mereka sangat lelah dengan agenda yang sangat padat. Namun fasilitas yang diberikan setidaknya bisa memberi mereka lebih semangat untuk bercerita lewat media sosial.

Cara pemasaran seperti ini, wajib diikuti kota lain di Indonesia

Cara pemasaran seperti ini sudah seharusnya bisa diikuti kota-kota lain. Beberapa kota di Indonesia lewat badan promosi wisatanya sudah sangat gencar melakukan. Bahkan di Semarang sendiri, mereka tak segan mengundang bloger luar negeri. Seperti Fam Trip kali ini yang mengundang bloger Singapura dan Malaysia.

Ada 25 bloger yang diundang kemarin yang hadir dari berbagai daerah. Ternyata kami baru tahu bahwa kota Semarang sendiri juga turut menghadirkan blogernya. Memang tidak sembarang bloger untuk bisa hadir. Spesifiknya lebih ke bloger yang bertema traveling.

Bloger sebagai duta wisata 

Artikel yang kami posting tahun 2016, masih dalam rangka Fam Trip Semarang, kami menyebut bahwa bloger saat ini adalah sebagai duta wisata, khususnya digital.

Mereka bukan saja memasarkan konten wisata yang mereka datangi langsung untuk dibaca masyarakat Indonesia sendiri lewat blog dan media sosial, tapi juga menyasar masyarakat dunia. 

Internet memang tidak memiliki keterbatasan saat ini untuk mendapatkan informasi. Dan bloger sebagai penyedia informasi tentu sangat dipahami oleh pihak-pihak yang menggandeng mereka untuk mengikuti kegiatan bertajuk Fam Trip. Selengkapnya bisa dibaca di sini.

Gambar : Twitter/primahapsari83
...

Kami melihat ini sangat positif, terutama bagi pihak-pihak terkait promosi wisata. Silahkan undang para bloger seperti kota Semarang yang baru-baru ini dilakukan, 5-6 Mei 2017 kemarin.

Selain bertujuan mengangkat potensi wisata lewat kanal digital, mereka bisa merasakan betul bagaimana wisata kota pengundang punya sesuatu yang menarik untuk diberitahukan kepada pengikut mereka di dunia maya.

Kementrian, Provinsi dan Kota sudah melakukannya. Apakah kota tempat tinggal Anda juga tidak ingin melakukannya? 

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jadwal Pameran Handphone di Semarang Bulan Februari 2018

Tahun baru Imlek di Semarang kali ini dijadikan momen mengadakan pameran handphone awal tahun 2018. Bila dilihat rentang waktu terakhir pameran diadakan, desember, ini berarti ada jeda 1 bulan kosong yang biasanya awal tahun selalu ada pameran. Ingin ganti hape?

Tuan rumah pameran hape di Semarang kali ini jatuh pada Paragon Mall dan Plasa Simpang Lima Semarang. Tidak ada Java Mall yang identik dengan pameran kali ini. Mungkin tempatnya sedang dipakai pameran lainnya.

Gadget Super Sale by Sinar Mas Selluler (SMS)

Pameran handphone di Paragon Mall digelar dari tanggal 14 Februari - 18 Februari 2018. Sepertinya mengambil momen hari Valentine mengawali pameran ini berlangsung.


Harga Asus Zenfone di Pameran Handphone Semarang Februari 2018
Pameran di Paragon sendiri sudah kami lihat. Saat kami kunjungi hari ini (16/2), mereka berbagi tempat dengan acara dari sebuah Bank yang sedang mengadakan roadshow dengan program menariknya.

Selain berkunjung ke stan ASUS, kami juga mengunjungi stan Nok…

Review Lot 28 Semarang

Awal Agustus kemarin, tempat ini mengadakan soft opening dengan mengundang social media influencer Semarang. Termasuk bloger di dalamnya. Lot 28 sendiri beralamat di jalan Singosari Raya No.28, Semarang. Seperti apa tempatnya?

Selamat datang kembali akhir pekan. Apakah kamu sudah punya rencana menghabiskan hari Sabtu? Mungkin bertemu dengan teman atau sahabat, atau juga pasangan bisa meredakan stres setelah sibuk beberapa hari dengan rutinitas dan pekerjaan.

Komunikasi secara langsung itu sangat menyenangkan, dan tentu didukung tempat yang menarik yang bisa membangkitkan suasana hati. Kami punya rekomendasi bila kamu ingin sesuatu yang baru di Semarang berikut ini.



Lot 28, kamu bisa ngopi atau makan malam di sini

Nama yang unik menurut kami saat owner menjelaskan kepada kami yang turut hadir saat soft opening, kamis sore, 3 Agustus 2017. Angka 28 sendiri diambil dari nomor tempat ini berada.

Bahkan, 28 ini juga punya makna yang berarti 2 artinya 2 rasa, dan 8 artinya cerita (merujuk m…

Agenda Semarang Februari 2018

Selamat datang bulan Februari. Bulan yang dianggap sebagian orang bulan penuh cinta ini bertepatan dengan salah satu acara di kota Semarang, Pasar Imlek Semawis. Berikut daftar acara di kota Semarang selama bulan Februari.

Agenda rutin :
[Minggu] -  Car Free Day di Simpang Lima - Pahlawan & Pemuda. [Minggu] - Pasar Minggu di sekitar MAJT, Stadion Citarum, stadion Diponegoro, Taman KB.[Jumat] - Pasar Jumat di sekitar Taman KB.[Sabtu, Kamis, & Senin] - Keroncong Live Music di Jalan Kepodang 13-15, Kota Lama. Detail klik di sini. [Sabtu] - Wayang Orang di TBRS Semarang[Jumat-Minggu] - Warung Semawis di Gang Warung, Pecinan.Agenda lainnya :
[1-12 Feb] - Pameran Otomotif Plasa 2018 di atrium Plasa Simpang Lima Semarang.[7-19 Feb] - Pameran Batik & Craft 'Harmoni Batik Indonesia' di Java Mall.[12-14 Feb] - Pasar Imlek Semawis 2018. Detail informasi klik di sini.[14-18 Feb] - Pameran Handphone di Paragon Mall.[15-25 Feb] - Pameran Handphone di Plasa Simpang Lima Semarang.[1…

Review The Cannibal Bistro & Bar

Bicara tentang tempat nongkrong di salah satu kawasan Semarang atas, Tembalang, tak ada habisnya. Kawasan yang menjadi pusat mahasiswa Universitas Diponegoro atau Undip ini memang sangat terkenal bagi kami yang tinggal di Semarang.

Generasi millenials yang sedang berkuliah di sana sangat beruntung dengan banyaknya ragam pilihan tempat melepaskan penat setelah belajar di bangku kelas. Bila malas keluar pun, ada layanan pesan antar yang juga bisa dimanfaatkan.

Sabtu kemarin (10/2) kami sedang berkunjung ke salah satu tempat nongkrong yang berada di jalan Mulawarman. Kami sadar bahwa lokasinya terbilang jauh untuk kami yang kebanyakan menghabiskan aktivitas di Semarang bawah.


Namun semua terbayar saat kunjungan pertama kali kami ke sini mendapati pemandangan yang indah, yaitu pematang sawah.

Apakah ini andalan view dari the cannibal? Sepertinya iya, bila membandingkan dengan beberapa tempat nongkrong yang pernah kami kunjungi sebelumnya.

Cannibal? Alasan dibalik nama

Ini bagian dalam sete…

2018 Imlek Celebration, Cara Sam Poo Kong Merayakan Imlek Tahun Ini

Setelah kawasan Pecinan menggelar Pasar Imlek Semawis merayakan Imlek, kini giliran Sam Poo Kong merayakan. Konsep acara yang diusung adalah pesta kesenian akulturasi budaya.

Jumat pagi (16/2) kami sudah tiba di Sam Poo Kong. Berbeda dengan tahun lalu saat kami mengunjungi Sam Poo dengan acara yang sama setelah hari pembukaan, hari ini kami tiba saat pembukaan. Kejutan!

Pengunjung sudah memadati loket dengan antrian yang sangat panjang. Baru kali ini kami merasakan antrian yang panjang yang mirip mengantri tiket bioskop di Citra (Mal Ciputra).

Acara di dalam sendiri sepertinya sudah dimulai dengan penampilan Denada yang kali ini menjadi bintang tamunya. Karena acara sudah berjalan dan tidak memungkingkan lagi harus mengikuti antrian, kami tidak masuk akhirnya.

Untuk tiket masuk di hari pembukaan sekitar 15 ribu rupiah. Lumayan hemat kali ini. Daripada pulang tanpa bawa apa-apa, kami melihat sekitar yang terlihat begitu ramai.


Momen liburan dan perayaan Imlek kali ini dimanfaatkan bet…