Langsung ke konten utama

Melihat Cara Dafamland Mengenalkan Perumahan di Semarang Lewat Instagram


Perusahaan swasta yang bergerak di bidang pengembangan properti ini, Dafamland, membuat sebuah acara yang bertajuk Pesta Lunpia bulan April kemarin. Yang menarik dibalik tujuan pemasaran mereka mengenalkan perumahan Gaia Residence Semarang adalah pemanfaatan Instagram. Seperti apa cara mereka?

Minggu siang (23/4), kami tertarik datang ke acara yang berada di jalan Kedung Mundu yang menjadi lokasi Super Indo berada. Di sana dengan sebuah tenda memanjang dan musik akustik yang dimainkan beberapa orang menunggu orang-orang berdatangan. Baik sebagai undangan, maupun mereka yang nggak sengaja mengetahui saat melintas.

Instagram, alat terbaik saat ini

Sebenarnya kami tidak berharap datang mengingat konten kami di blog dotsemarang tidak ada yang berhubungan dengan perumahan. Namun sebuah pesan yang masuk dari Instagram yang menyebutkan ini semacam undangan, membuat kami tertarik akhirnya. 

Kami jadi ingat sebelumnya bahwa ada rekan bloger yang mengetag nama kami saat akun Instagram Dafamland mengumumkan acara bertajuk Pesta Lunpia. Waktu itu kami anggap biasa saja, sampai pesan itu akhirnya masuk.

Beberapa nama yang dikasih tag, hampir sebagian besar adalah bloger Semarang yang sangat aktif. Kami yakin mereka pun akan datang. Siapa yang tidak tertarik ketika mendapatkan tag dan dengan iming-iming tertentu. 

Instagram menurut kami memang adalah alat terbaik dalam dunia pemasaran khususnya media sosial saat ini. Kekuatan visualnya yang paling menonjol tanpa caption pun seseorang dapat tertarik. Namun bagi penggunanya yang memanfaatkan dalam bidang pemasaran, caption tetap harus diperhatikan.


Online to Offline

Sukses menarik perhatian masyarakat online yang aktif di Instagram, termasuk kami, selanjutnya adalah melihat bagaimana mereka mengemas acaranya secara offline.

Jujur, kami tidak tahu seperti apa konsep yang akan kami lihat di sana. Instagram Dafamland hanya bermain di visual yang memberikan pengumuman tanpa gambar-gambar lainnya. Lalu, kenapa kami mau datang? Rasa penasaran saja. 

Membangun interaksi di Instagram sepertinya sangat mudah, menurut kami tidak juga. Sukses Dafamland lebih karna tag yang disematkan kepada para pengguna Instagram yang memiliki rasa ketertarikan dan iming-iming yang dikonsep secara serius oleh admin. Dan juga pengikut mereka yang sudah mengikuti akun ini dari dulu.

Keterlibatan rekan bloger yang memberikan rekomendasi juga adalah faktor kami ikut hadir. Dan melihat langsung seperti apa acaranya.

Saat tiba di sini dan mengisi buku tamu yang disediakan, sajian lunpia langsung diberikan yang berisi 2 buah lunpia. Mereka benar-benar memberikannya. 

Apakah kami selesai setelah memakan lunpia tersebut? Tidak. Ternyata selama acara, mereka sudah mempersiapkan beberapa figura untuk pengunjung yang datang mau berfoto selfie. Foto mereka setelah berselfie diminta disebarin di akun media sosial mereka.

Permintaan ini sebenarnya bisa ditolak namun lagi-lagi trik pemasaran yang memberikan reward kepada pengunggah dengan tagar tertentu akan mendapatkan gift dari acara. Siapa yang tidak tertarik, bukan?


Cara mereka bisa kita ikuti juga, ini tipsnya

Menurut panitia yang kami kutip dari situs dafamland.com, acara mereka termasuk sukses. Meski tidak melebihi angka 100 yang hadir, setidaknya generasi milenial yang aktif di media sosial bisa hadir secara langsung, dari online ke offline. Oh ya, beberapa rumah juga katanya terjual.

Sangat jarang menemukan cara yang dilakukan devloper perumahan di Semarang. Mungkin kamu juga tertarik mengikuti cara mereka untuk memasarkan produk di media sosial, khususnya di era Internet sekarang. Bila iya, kami beri tipsnya berikut 
  1. Menentukan alat pemasaran media sosial terlebih dahulu, bisa Instagram, Facebook atau Twitter. Melihat yang dilakukan Dafamland, mereka menggunakan Instagram.
  2. Buat materi menarik dan menyesuaikan alat yang digunakan. Instagram lebih kuat sisi gambar atau visual. Maka kamu harus mengerti bagaimana memanfaatkan visual ini.
  3. Sebarkan dan buat jadwal untuk selanjutnya. Seperti H-3, H-2, dan H-1.
  4. Mencari influencer atau orang yang berpengaruh. Cari akun-akun tertentu yang memiliki jumlah followers besar, biasanya akun kota. Kemudian cari juga bloger-bloger yang tinggal di kotamu. Bloger merupakan salah satu influencer yang paling bisa diandalkan saat ini.
  5. Setelah mendapatkan daftar influencer dan akun followers banyak, kamu tag mereka. Sebaiknya jangan menimbulkan spam atau berlebihan agar mereka tidak terganggu.
  6. Bila respon mereka bagus, kirimkan pesan untuk mengkonfimasi kehadiran mereka.
  7. Jujur. Saat mereka berhasil datang ke acara atau offline, kamu harus jujur dengan apa yang sudah kamu sebarkan. Semisal ada iming-iming tertentu yang akan diberikan seperti informasi yang kamu bagikan. Seperti lunpia di sini. 
  8. Ucapkan terima kasih.
...

Harus diketahui bahwa generasi muda yang menggunakan Instagram bukanlah calon pembeli berpotensial. Mereka tertarik karna sesuatu dan rasa penghargaan karna diundang. 

Mereka akan dengan senang hati membantu menyebarkan informasi yang mungkin jumlah pengikut mereka ribuan. Ini adalah keuntungan dari segi pemasaran lewat media sosial. 

Namun juga tanpa disadari mereka yang mau datang, termasuk kami, bisa jadi tahu lokasi dan seperti apa perumahannya yang ditawarkan. Siapa tahu keluarga mereka ada yang mencari.

Jadi, kalau kamu berharap membuat campaign atau acara agar lebih tersebar lebih luas di media sosial. Cara ini bisa dilakukan. Tidak banyak pengembang rumah melakukan ini (merujuk konten kami yang jarang sekali menulis ini), namun buat marketing seperti perusahaan, pemerintah, atau agency, mereka sudah melakukannya. Tertarik?

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama

Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jadwal Pameran Handphone di Semarang Bulan Februari 2018

Tahun baru Imlek di Semarang kali ini dijadikan momen mengadakan pameran handphone awal tahun 2018. Bila dilihat rentang waktu terakhir pameran diadakan, desember, ini berarti ada jeda 1 bulan kosong yang biasanya awal tahun selalu ada pameran. Ingin ganti hape?

Tuan rumah pameran hape di Semarang kali ini jatuh pada Paragon Mall dan Plasa Simpang Lima Semarang. Tidak ada Java Mall yang identik dengan pameran kali ini. Mungkin tempatnya sedang dipakai pameran lainnya.

Gadget Super Sale by Sinar Mas Selluler (SMS)

Pameran handphone di Paragon Mall digelar dari tanggal 14 Februari - 18 Februari 2018. Sepertinya mengambil momen hari Valentine mengawali pameran ini berlangsung.


Harga Asus Zenfone di Pameran Handphone Semarang Februari 2018
Pameran di Paragon sendiri sudah kami lihat. Saat kami kunjungi hari ini (16/2), mereka berbagi tempat dengan acara dari sebuah Bank yang sedang mengadakan roadshow dengan program menariknya.

Selain berkunjung ke stan ASUS, kami juga mengunjungi stan Nok…

Review Lot 28 Semarang

Awal Agustus kemarin, tempat ini mengadakan soft opening dengan mengundang social media influencer Semarang. Termasuk bloger di dalamnya. Lot 28 sendiri beralamat di jalan Singosari Raya No.28, Semarang. Seperti apa tempatnya?

Selamat datang kembali akhir pekan. Apakah kamu sudah punya rencana menghabiskan hari Sabtu? Mungkin bertemu dengan teman atau sahabat, atau juga pasangan bisa meredakan stres setelah sibuk beberapa hari dengan rutinitas dan pekerjaan.

Komunikasi secara langsung itu sangat menyenangkan, dan tentu didukung tempat yang menarik yang bisa membangkitkan suasana hati. Kami punya rekomendasi bila kamu ingin sesuatu yang baru di Semarang berikut ini.



Lot 28, kamu bisa ngopi atau makan malam di sini

Nama yang unik menurut kami saat owner menjelaskan kepada kami yang turut hadir saat soft opening, kamis sore, 3 Agustus 2017. Angka 28 sendiri diambil dari nomor tempat ini berada.

Bahkan, 28 ini juga punya makna yang berarti 2 artinya 2 rasa, dan 8 artinya cerita (merujuk m…

Agenda Semarang Februari 2018

Selamat datang bulan Februari. Bulan yang dianggap sebagian orang bulan penuh cinta ini bertepatan dengan salah satu acara di kota Semarang, Pasar Imlek Semawis. Berikut daftar acara di kota Semarang selama bulan Februari.

Agenda rutin :
[Minggu] -  Car Free Day di Simpang Lima - Pahlawan & Pemuda. [Minggu] - Pasar Minggu di sekitar MAJT, Stadion Citarum, stadion Diponegoro, Taman KB.[Jumat] - Pasar Jumat di sekitar Taman KB.[Sabtu, Kamis, & Senin] - Keroncong Live Music di Jalan Kepodang 13-15, Kota Lama. Detail klik di sini. [Sabtu] - Wayang Orang di TBRS Semarang[Jumat-Minggu] - Warung Semawis di Gang Warung, Pecinan.Agenda lainnya :
[1-12 Feb] - Pameran Otomotif Plasa 2018 di atrium Plasa Simpang Lima Semarang.[7-19 Feb] - Pameran Batik & Craft 'Harmoni Batik Indonesia' di Java Mall.[12-14 Feb] - Pasar Imlek Semawis 2018. Detail informasi klik di sini.[14-18 Feb] - Pameran Handphone di Paragon Mall.[15-25 Feb] - Pameran Handphone di Plasa Simpang Lima Semarang.[1…

Review The Cannibal Bistro & Bar

Bicara tentang tempat nongkrong di salah satu kawasan Semarang atas, Tembalang, tak ada habisnya. Kawasan yang menjadi pusat mahasiswa Universitas Diponegoro atau Undip ini memang sangat terkenal bagi kami yang tinggal di Semarang.

Generasi millenials yang sedang berkuliah di sana sangat beruntung dengan banyaknya ragam pilihan tempat melepaskan penat setelah belajar di bangku kelas. Bila malas keluar pun, ada layanan pesan antar yang juga bisa dimanfaatkan.

Sabtu kemarin (10/2) kami sedang berkunjung ke salah satu tempat nongkrong yang berada di jalan Mulawarman. Kami sadar bahwa lokasinya terbilang jauh untuk kami yang kebanyakan menghabiskan aktivitas di Semarang bawah.


Namun semua terbayar saat kunjungan pertama kali kami ke sini mendapati pemandangan yang indah, yaitu pematang sawah.

Apakah ini andalan view dari the cannibal? Sepertinya iya, bila membandingkan dengan beberapa tempat nongkrong yang pernah kami kunjungi sebelumnya.

Cannibal? Alasan dibalik nama

Ini bagian dalam sete…

2018 Imlek Celebration, Cara Sam Poo Kong Merayakan Imlek Tahun Ini

Setelah kawasan Pecinan menggelar Pasar Imlek Semawis merayakan Imlek, kini giliran Sam Poo Kong merayakan. Konsep acara yang diusung adalah pesta kesenian akulturasi budaya.

Jumat pagi (16/2) kami sudah tiba di Sam Poo Kong. Berbeda dengan tahun lalu saat kami mengunjungi Sam Poo dengan acara yang sama setelah hari pembukaan, hari ini kami tiba saat pembukaan. Kejutan!

Pengunjung sudah memadati loket dengan antrian yang sangat panjang. Baru kali ini kami merasakan antrian yang panjang yang mirip mengantri tiket bioskop di Citra (Mal Ciputra).

Acara di dalam sendiri sepertinya sudah dimulai dengan penampilan Denada yang kali ini menjadi bintang tamunya. Karena acara sudah berjalan dan tidak memungkingkan lagi harus mengikuti antrian, kami tidak masuk akhirnya.

Untuk tiket masuk di hari pembukaan sekitar 15 ribu rupiah. Lumayan hemat kali ini. Daripada pulang tanpa bawa apa-apa, kami melihat sekitar yang terlihat begitu ramai.


Momen liburan dan perayaan Imlek kali ini dimanfaatkan bet…