Langsung ke konten utama

Melihat Semarang yang Semakin Warna-warni


Apa kabar kamu yang berada di luar kota Semarang? Kami punya sedikit catatan (opini) tentang perkembangan Semarang yang tengah memasuki bulan kemerdekaan atau Agustus. Tiap gang dibeberapa daerah, terlihat lebih berwarna. Selamat hari Senin hari ini dan semoga bacaan ringan ini menambah informasi buat kamu.

Mungkin nama kampung Pelangi Semarang yang menjadi pembicaraan kemarin sudah terdengar ditelingamu. Kami pun sudah berkunjung ke sana. Tiap sudut, mulai bangunan rumah hingga jalanan dan bahkan pot bunga pun semua diwarnai. Ini yang menjadi daya tarik banyak orang yang ingin mengunjungi.

Visual branding Semarang

Beberapa hari kemarin saat kami pergi untuk beraktivitas, kami melintasi kawasan yang semakin menyukai warna-warni disetiap gang. Semua sudut diubah dalam bentuk visual yang menarik yang tidak lagi hanya gambar biasa atau warna khas yang didominasi satu warna. 



Semua seperti terinspirasi kampung pelangi Semarang. Satu sisi kami melihat ini sangat menarik dan satu sisi lagi kami melihat sisi visual branding Semarang yang mencoba mengikuti kekinian dan mendobrak branding yang sudah ada sebelumnya. Meski kami tahu bahwa branding Semarang juga kadang membingungkan sebenarnya.

Memilih warna ke dalam branding memang sangat kuat keterikatannya dengan visual branding. Ada sisi psikologis dari warna yang ditaruh di sana. Kamu pasti menyukai warna tertentu, semisal merah yang berarti pemberani dan sebagainya.

Agustus, waktu yang tepat 

Bila melihat kampung-kampung di Semarang mulai memasukkan unsur warna untuk menyambut hari Kemerdekaan Republik Indonesia, maka bisa dibilang ini sangat tepat waktunya. 

Tiap sudut kota yang diinisiasi pemerintah juga ikut berpengaruh terhadap visual branding yang diterapkan masyarakat guna meniru apa yang sedang populer saat ini.

A post shared by Dot Semarang (@dotsemarang) on

Semakin berwarna-warni, dari jalanan hingga dinding-dinding gang, maka kesan yang dibangun pun juga lebih menarik. Apalagi ditunjang tren swafoto atau selfie yang didominasi generasi milenials.

Bila pemerintah kota membangun visual branding dengan tujuan tertentu yang juga ada dana besar yang diikutsertakan, maka tiap daerah yang turut diwarnai juga tentu melibatkan dana yang tidak sedikit. Meski begitu, tujuannya sedikit berbeda.

Kampung Pelangi Semarang yang diinisiasi pemerintah punya tujuan bagus untuk mendatangkan wisatawan dan berdampak juga pada perekonomian rakyat. Sedangkan gang-gang yang diinisasi kepala pemerintah setempat seperti RT maupun RW punya tujuan memeriahkan Agustusan dan sembrani berharap kawasan mereka menarik perhatian juga.


...

Kami bukan seorang pakar yang pandai bicara tentang visual branding. Informasi yang kami buat ini semata lebih bertujuan untuk memberitahukan kepada kamu yang berada di luar kota Semarang bahwa tempat tinggalmu sekarang ini (sebagian wilayah) semakin berwarna-warni.

Segala aktivitas yang melibatkan visual yang dilakukan warga memang kaitannya sangat erat dengan branding atau identitas yang di sini kami tunjuk adalah gang-gang atau kampung-kampung. Tiap kawasan memiliki identitasnya sendiri meski sama-sama berwarna-warni.

Apakah karena terinpirasi dari Kampung Pelangi Semarang atau memang program dari pemerintah setempat yang mengharuskan memperindah kawasan mereka. Memang sudah banyak yang lebih dulu dan dilakukan banyak orang, namun yang baru keliatan oleh kami malah baru sekarang. Kami seperti ketinggalan kereta saja, semoga kamu tidak bernasib sama dengan kami.

Kami hanya melihat ini sangat menarik dan benar-benar kreatif. Bagaimana pendapatmu tentang Semarang yang semakin warna-warni kawasannya (gang-gang) ?

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jadwal Pameran Komputer Bulan November - Desember 2017 : Tersedia

Buat kamu yang mencari info pameran komputer bulan November sepertinya sekarang sudah ada, lebih tepatnya pameran ketiga tahun 2017 ini dilaksanakan 30 November - 4 Desember di Java Mall.

Sepertinya pameran kali ini akan menjadi pameran terakhir di tahun ini. Rentang waktu dari satu event ke event lainnya menjadi alasan membuat kami mengatakan hal tersebut.

Java Mall masih menjadi daya pikat. Apalagi menjelang akhir tahun ini, mal yang berada di jalan MT. Haryono ini banyak berbenah yang bisa dilihat dari desain depan. Untuk kali ini, pameran komputer membawa nama ''Semarang Computer Fair 2017'.





Pameran Komputer bulan Desember 2017 sudah ada. Selengkapnya di blog @dotsemarang #Semarang #dotsemarang #pamerankomputer #pamerankomputersemarang A post shared by dotsemarang (@livedotsemarang) on Dec 1, 2017 at 3:25am PST
Untuk yang mencari notebook maupun Smartphone, beberapa postingan terkait produk ASUS bisa kamu lihat di blog kami.

Artikel terkait : Ada Apa Saja di Semarang Com…

Review Lot 28 Semarang

Awal Agustus kemarin, tempat ini mengadakan soft opening dengan mengundang social media influencer Semarang. Termasuk bloger di dalamnya. Lot 28 sendiri beralamat di jalan Singosari Raya No.28, Semarang. Seperti apa tempatnya?

Selamat datang kembali akhir pekan. Apakah kamu sudah punya rencana menghabiskan hari Sabtu? Mungkin bertemu dengan teman atau sahabat, atau juga pasangan bisa meredakan stres setelah sibuk beberapa hari dengan rutinitas dan pekerjaan.

Komunikasi secara langsung itu sangat menyenangkan, dan tentu didukung tempat yang menarik yang bisa membangkitkan suasana hati. Kami punya rekomendasi bila kamu ingin sesuatu yang baru di Semarang berikut ini.



Lot 28, kamu bisa ngopi atau makan malam di sini

Nama yang unik menurut kami saat owner menjelaskan kepada kami yang turut hadir saat soft opening, kamis sore, 3 Agustus 2017. Angka 28 sendiri diambil dari nomor tempat ini berada.

Bahkan, 28 ini juga punya makna yang berarti 2 artinya 2 rasa, dan 8 artinya cerita (merujuk m…

Agenda Semarang Desember 2017

Selamat datang di bulan desember. Bulan penghujung akhir tahun ini disambut dengan hujan. Kami percaya bahwa ini merupakan berkah. Semoga agenda bulan  ini bisa menemanimu menikmati kota Semarang.
Agenda rutin  [Minggu] -  Car Free Day di Simpang Lima - Pahlawan, jalan Pemuda dan jalan Kartini. Lihat artikelnya di sini.[Minggu] - Pasar Minggu di sekitar MAJT, Stadion Citarum, stadion Diponegoro, Taman KB.[Jumat] - Pasar Jumat di sekitar Taman KB.[Sabtu, Kamis, & Senin] - Keroncong Live Music di Jalan Kepodang 13-15, Kota Lama. Detail klik di sini. [Sabtu] - Wayang Orang di TBRS Semarang[Jumat-Minggu] - Warung Semawis di Gang Warung, Pecinan. Lihat artikelnya di sini.Agenda umum (Akan terus ditambahkan [23 Nov - 3 Des] - Pameran Otomotif  'Sauto Expo ' di Mal Ciputra.[28 Nov - 3 Des] - Festival Makanan Pedas di Sri Ratu Semarang. [30 Nov - 4 Des] - Pameran komputer 'Semarang Computer Fair 2017' di Java Mall Semarang. Info klik di sini.[1 - 3 Des] - Jack Cloth 2017 G…

Review Film Chrisye

Apakah film Chrisye bagus? Bila mengacu jumlah teater dan hari penayangan di bioskop Semarang yang tidak begitu banyak, jawabannya biasa saja. Namun bila mengacu pada pemeran dan kemasan cerita yang dibawa, film  garapan sutradara Rizal Mantovani sudah sangat baik untuk mewujudkan tokoh yang diperankan oleh Vino G Sebastian, almarhum Chrisye.

Film Chrisye rilis di bioskop tanggal 7 Desember 2017. Durasi yang dibawa sekitar 110 menit, itu artinya waktu buat menonton kurang dari 2 jam. Dan jangan lupa, film ini punya rating 13+ atau remaja. Kamu bisa membawa orang-orang terdekat untuk bersama-sama menonton film yang dibintangi Velove Vexia sebagai istri Chrisye

Dari judulnya saja, kamu yang hidup di era mengenal almarhum Chrisye lewat karya-karyanya tentu tahu pasti tahu tentang film ini bercerita tentang apa. Ya, perjalanan hidup Chrisye yang pada akhirnya menjadi musisi besar dan bahkan melegenda untuk dunia musik tanah air.

Menginspirasi

Bagi penggemar aktor Vino, filmnya tentu tidak…

Review Keris Cafe Kota Lama Semarang

Tempat ini hadir di Kota Lama bersamaan Semarang Kreatif Galeri pada bulan Agustus. Dan masih satu bangunan. Keris Cafe tidak sekedar menawarkan segelas kopi dan minuman lainnya yang disantap dengan jajanan tradisional, lebih dari itu sebenarnya. Mau coba?
November 2017, kami kedatangan tamu bloger dari Bogor. Pertemuan kami di Kota Lama Semarang inilah yang membuat kami sengaja memilih Keris Cafe sebagai tempat ngobrol dan melepas lelah. Tidak tahunya, tempat ini punya berbagai cendramata hingga kuliner yang bisa dijadikan oleh-oleh untuk dibawa pulang.



Tempatnya tidak begitu besar untuk seukuran cafe. Bila kamu masuk, jangan lupa mengintip juga ruangan sebelahnya. Di mana ruangan sebelahnya ada banyak produk UMKM yang rekomendasi.

Mengintip Ruangan Semarang Kreatif Galeri di Kota Lama
Beberapa jenis cendramata seperti gambar di atas tersedia di sana. Kami sudah izin untuk mengambil gambar ini dan ini juga bukan bagian dari promosi untuk mereka. Kami suka, ya kami abadikan.


Selain me…